‘Patut’ Siapa?

Sebelum pulang ke rumah, aku menyiapkan tas dan barang-barang yang ingin dibawa kerumah dikelas. Nah, tiba-tiba, temanku, Rania bilang sesuatu kepada teman-teman lelakiku. Ada Fadhil, Nadhif, Mansya dan farrel. Ia berkata,

“Eh, besok ada suprise… Patut datang.” ucap Rania. Lalu, keempat lelaki itu bingung.

“Patut siapa, Ran?” tanya Farrel.

“Iya, Patut siapa?” tanya Nadhif dan Fadhil

“Patut itu artis ya?” tanya Mansya.

Lalu, aku yang mendengar itu langsung menghampiri mereka (ikut campur aja). Lalu, aku menjelaskan pada mereka. “Patut itu kan, sinonimnya harus, bukan orang. Masa kalian gak tahu, sih?” tanyaku pada mereka. Mereka berempat terdiam. Lalu, Mansya berseru, “Oh iya ya, baru inget. Hehehhe…. iya tau, patut  itu bukan orang.. tapi kata.” Fadhil lalu menimpal, “kita kira itu nama orang… eh ternyata bukan.”

Aku dan rania tergelak bersama. Hihihihi, masa gak tau Patut sih.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s