0

26 August 2013 …

Tau gak? Gak tau? kkkkkk. Hari Senin yang lalu, aku genap berumur 11 tahun yesh. Tapi hadiahnya dikit T_______T Aku ngerasa sama sekali GAK beda. beneran. aku gak kepengen jadi TUAAAAAAAAAAA.

ok ini mulai lebay,

SOOOOOOOOO GAISSSSSSSS #capslockjebol aku berulangtahun di hari yang sama sekali menyebalkan yaitu… SENEN, SENEN KLIWON. CANDA DENG MAKSUD SAYAH SENIN. Biasanya anak yang ultah dikasih seprais (maksudnya surprise), tapi saya nggak. Nahlo. Saya ga di anggap apa-apa.

Tapi, ada yang ngasih jebakan kecil-kecilan. Jadi temanku ini lagi ngobrol bisik-bisik gitu, terus senyum ke-aku. lah aku heran lah (?) ya…. ternyata DIA BOONG. SEBENERNYA DIA GAK BILANG APA-APA DAN PENGEN NGEJEBAK AKU. RESE.

dan aku cuman dapet salam hepibetdey dari temen-temen, mama, papa, adek, beberapa guru dan….. NENEk. RESE.

2

Aku Kembali…

Heyho!

Udah lama banget ga ngepost ya, haha. ya.. berhubung karena kemalasan saya /eh/ yang terlalu berlebihan untuk membuka blog saya sendiri .-. 

 

So… I’ve got a good good news guys. What? Aku naik ke kelas 6 SD mulai sekarang dan seterusnya sampai aku menjadi anak kelas 7. Dan aku gak mau jadi anak kelas 7. Aku gak mau jadi anak smp. Aku gak mau jadi tua. Aku gak mau jadi orangtua. Aku gak mau matiiiiiii /ok ini sangat dramatis/. 

 

Aku tetap aku. Gak ada yang beda sama sekali. Eh…. ada deh. Aku berubah. Yap. Berubah. Sekarang aku pake behel /sfx; krikkrikrik/. Cuman itu doang sih. Yaa… gak penting ya? Memang.

 

Jadi kelas 6 itu biasa-biasa saja sih. Mungkin karena aku masih newbie ya? Katanya sih, jadi kelas 6 itu….

susah.

Kelas paling berat.

Kelas yang bikin deg-degan.

Kelas yang lebih rusuh.

Kelas yang lebih BANYAK belajarnya (dan itu part yang paling ngeselin).

Kelas yang free time nya itu limited banget. 

 

Apa aku bener? Ya… aku juga gak tau. 

See my next post later. mkay. bye.

 

0

Permen Karet Horror

Elhoh.

Aku kembaliii!!!~~~ #oleoleoleoleeeee #tibatibaharlemshake

Minggu depan aku ulangannn T____T yang pasti satu sekolah itu galau semua. Udah mikir yang aneh-aneh, seperti nilai ulangannya akan naudzubillah min zalik, lupa belajar soal yang ini, lupa jawaban, lupa bawa contekan(?). Guru-guru pun mungkin juga galau, siap-siap ngeliat nilai nilai muridnya yang cetar membahana jeleknya, bingung bikin soal ujian gimana, nyiapin acara untuk pentas seni.. True right?

Sebelum itu, aku bakal bercerita tentang sebuah kisah yang bakalan bikin orang-orang super duper penasaran sampai berabad-abad! Yaitu.. Tentang permen karet.

Ceritanya begini, aku disuruh sama mama untuk buat rangkuman IPS untuk nanti ujian. Ya..sebenarnya aku cuman BACA dan nge-stabilo-in 1 bab doang sih, gak ngerangkum /ketauan malesnya wkwk/. Nah, mumpung aku juga lagi super duper bosen, aku ambil permen karet centerfuits yang tinggal sisa 1 di kulkas. Ternyata aku kepergok adekku ngambil centerfruits. Alhasil, aku potong centerfruits-nya (dibagi dua) pake pisau, lalu kita makan sama-sama.

Aku ngunyah-ngunyah permen karet sama adekku dikamar, sambil ngobrol bagaimana disekolah, tadi maen apa aja ama tetangga…

Tiba-tiba aku ngerasa PERMEN KARETKU JATOH-entah dimana lah, tapi aku ngerasa permen karet itu sempet kena tanganku sendiri. Nah, kutengok kanan-kiri lantai. Ga ada sama sekali permen karet. Aku berdiri, ga kududukin. Kucari diseluruh pelosok tempat tidurku,tapi tetep ga kelihatan sosok permen karet itu.

Ya sudahlah, akhirnya aku tidur tanpa memedulikan dimana sang permen karet berada. Mau dimakan semut kek, mau dimakan kecoa kek, terserah lah.

Esok harinya, Mama membangunkanku dengan teriakan khas-nya-super mega big loud scream. Sontak aku langsung membuka mataku, lalu, mama masuk ke kamarku. Ia duduk dikasur, matanya terlihat sedang mengamati sesuatu. Ditariknya dengan lembut rambutku, lalu ditangannya ada sebuah gumpalan hijau. Aku sepertinya mengenal gumpalan hijau tersebut.dan benar saja, itu permen karetku yang hilang dan jatuh entah kemana. Kenapa bisa ada di rambutku?-__-

Mamaku menggeleng-gelengkan kepalanya. “ini kenapa permen karet bisa ada disini sih finn.. Fin.” aku hanya bisa menjawab “tidak tahu”. ya iyalah. Mana kutahu tiba-tiba permen karetnya ada di rambut? Aneh bin ajaib.

Dan sekarang aku masih penasaran dan bingung, kok permen karet itu bisa nyantol dirambutku tiba-tiba. Serem + horror.

0

Membuat Gmail

Tumben-tumbennya Pak Yunan, guru pelajaran Komputer-ku, menyuruh anak-anaknya membuat email berformat gmail. Yang berarti, kami bisa membuka internet, yaayy! Aku tidak punya gmail, melainkan Yahoo! karena menurutku membuat gmail itu ribet sekali. Enakan membuat Yahoo! daripada gmail.

Saat aku mencoba membuat gmail, entah kenapa suka tidak bisa. Yang pertama, saat meng-klik ‘next step’, tiba-tiba error. Kucoba kedua kalinya, error lagi. Aku terus menerus mencoba sampai tujuh kali. Akhirnya, saat kedelapan kalinya, bisa! Aku mengucapkan alhamdulillah.

Dan ternyata, membuat gmail harus menyertakan kode verifikasi! Dan kode verifikasi itu disebutkan melewati SMS atau telefon. Aduh! Kesal sekali aku. Aku kan, tidak boleh membawa handphone ke sekolah.

Dan tepat saat itu, aku menyerah. Kalau sudah soal telefon atau handphone, sudah tidak bisa apa-apa lagi. Harus buat dirumah. Tapi, dirumah, aku lupa terus mau bikin gmail -_-

Pertemuan Pelajaran Komputer selanjutnya, aku MENCOBA LAGI membuat gmail. Dan akhirnya… BISA! Tanpa kode verifikasi. Aku mengucapkan alhamdulillah (lagi). Setelah itu, Pak Yunan menyuruhku untuk membuat blog berformat blogspot di blogger. Aku membuat blog ber-adress; http://www.finirizkyy.blogspot.com. Aku baru ngepost satu hal mengenai teknologi (sesuai tema kelasku), yaitu robot HRP-4C, robot berbentuk gadis.

Nah.. Silakan kunjungi blogspot-ku disini!

2

Tentang Langit

Sore itu, aku, Shalika dan Nadira bermain diluar rumah. Beruntung didekat rumahku masih asri, banyak dedaunan, bunga dan pohon-pohon. Itu berkat nenek tetangga sebelahku, yang suka menanam bunga dan tanaman-tanaman indah nan cantik juga merawat tanaman-tanaman sekeliling dengan baik. Makasih, Nek.

Aku membawa kameraku. Sore ini cerah dan bagus. Langit sangat biru, aku rindu dengan langit seperti ini. Sayang sekali jika cucaca bagus seperti ini, kami bertiga tidak foto-foto. Kami mencoba berfoto dengan panorama.

Ternyata, Shalika harus pergi kerumah sepupunya. Jadi ia berpamitan, dan tinggal kami berdua. Kami melanjutkan aktivitas berfoto tersebut, sampai akhirnya, kami memutuskan untuk menyudahkannya. Adikku tiba-tiba bertanya,

“Kak, bagaimana sih, cara menyentuh awan?”

Aku tertegun. Aku hanya menjawab bahwa aku tidak tahu. Aku menatap langit. “Apa kita harus beli tangga yang tinggiiiii banget sampai ke langit?” Tanya Nadira lagi. Aku hanya tertawa. Beli dimana tangganya?

Aku menjawab, “langit itu gak ada batasnya dek. Ga ada temboknya,” Nadira tidak mengerti. “Maksudnya kak?” Tanyanya (lagi). “Yaahh, gak ada temboknya gitu lho. Terus….. Ga ada abisnya.” Jelasku lebih rinci. “Ooohh…,,” Nadira ber-oh ria.

Lalu, tiba-tiba ada pesawat melaju di udara. “Nah, gimana kalau pas kita lagi ada dipesawat, kacanya dibuka terus tangannya Nadira keluar, nyentuh awan?” Usulku, bercanda. “Tapi kan, kacanya harus dipecahin. Kan kaca pesawat gak bisa dibuka, kak” tanggapnya. Aku tertawa kecil.

20130310-194224.jpg

Hmmm.., dalam percakapan ini, aku mendapat suatu hikmah;

Gapailah mimpimu setinggi langit, meskipun langit tidak pasti tingginya berapa, dan tidak ada batasnya. Jadi, gapailah setinggi mungkin, karena impian itu tidak ada batasnya.

Impian bisa dikabulakn dengan cara apa saja, sekalipun cara itu adalah cara terkonyol yang pernah ada.

Terima kasih, Nadira. Berkat kamu, kakak jadi mendapat suatu pelajaran.

4

Q & A Tentang Sekolah

Saat 130105, aku menginap di rumah nenek di Sektor 7, bintaro!

itu adalah rumah ibunya papaku. Dulu, nenek membuka usaha catering. Jadi aku kalau menginap disitu.. kenyang! Enak-enak sih nenek kalau buat makanannya. Lalu, salah satu sepupuku; Mba I, tinggal disitu untuk membantu nenek. Aku menginap bersama Nadira. Jadi kan, seru. Main-main sambil makan.

Malam itu, aku tak bisa tidur. Begitu juga Mba I yang terbiasa tidur larut. Tiba-tiba, Mba I bertanya,

“afini, kalau disekolah itu gimana sih? kan sekolahnya bilingual, bertemannya gimana?”

wah… diajak ngobrol panjang! hahaha..😀

“kalau disekolah sih, afini biasanya nyendiri. Bukannya ngambek, lho. Tapi.. seneng aja nyendiri. Lagian, teman itu gak harus selalu deket, kan? kadang-kadang temen tidak dibutuhkan.” jawabku. Asikkkk~~~

Lalu, kami larut dalam tanya-jawab-tanya-jawab. Nah… tiba-tiba mbak I bertanya tentang Nadira.

Q: “Nadira gimana tuh, bertemannya?” tanya Mba I.

Beruntung Nadira dan Nenek sedang tidur, aku menjelaskan.

A: “Jadi… murid cewek disekolah Nadira itu pake geng-geng-an. Gengnya kebagi 3. Ada Geng A, L dan M. Nadira masuk di Geng M. Nadira itu suka disuruh-suruh. Kadang kalau ketemu dia, afini suka ingetin nasihat mama; jangan terlalu nurut dengan ketua Geng M. Tapi.. Nadira penakut. Ia jarang  nurutin nasihat mama.”

Kata Mbak Indah, “Wah, kalau soal begini ribet. Aku juga punya temen yang eksis-eksis gitu-gimana ya, kayak merasa dia nguasain sekolah tapi sebenarnya enggak. Nah.. kalau anak SMA kayak Mba I ini kan, ngerti baik atau buruk. Jadi, anak yang sok nguasain itu pasti dijauhin. Biar kapok sendiri. Kalau kelas 3 susah nih, fin.” jelas mba indah.

“yah.. entahlah. tapi, sekarang udah gak begitu, kok. Hehhe…”

Selesai ngomongin tentang Nadira… Kami malah berpihak ke cowok (ampe di bold)..

Q: “afini, di sekolah… ada yang udah pacaran atau erat ama cowok, gak?” tanya mbak I.

A: “wah… banyak banget! hahaha… tapi afini sih belum ya. sori, masih dibawah umur (ceilahh :p). Tapi, afini suka ama orang kok. Hehehe… mba I gimana? pasti udah punya crush…”

Eh, malah gak dijawab.

Q: “emang… di sekolah afini banyak yang pinter? cakep?

A: “wah..,, gawat. mungkin kalau pinter sih, iya. tapi kalo cakep gak banyak. hahaha.”

Kami terus mengobrol sampai sudah jam 2!;) akhirnya kami sudahi talk show nya, dan.. BRUK! Tidur.

0

Bellezzaa~!

Happy New Yearr~~~!!!!

Tahun baru-an kemana nih? Aku sih, ke hotel ‘The Bellezza” di daerah Permata Hijau. Hotel ini depan-depanan sama ITC Permata Hijau lho. Jadi seru, kalau mau ke mall tinggal nyebrang. Kami sekeluarga nginap disana. Wah…., seru banget! Tapi ini beda, kami menginap bersama keluarganya Papa. Ada 2 sepupuku yang hebohnya minta ampun, nenekku, papa, mama, kakaknya mama dan suaminya kakaknya mama.

Hari pertama, kami beres-beres dulu. Lalu, kami main. Mas A, salah satu sepupuku, main kejar-kejaran. Adikku bermain dengan kakaknya Mas A, Mba I. Lalu, habis main-main… kami berenang berempat! Whoo, kolam berenangnya bagus sekali. Bentuknya ‘U’. Disitu ada 2 kolam. Nah… 2 kolam itu sebenarnya masih satu. Penghubung kolam 1 dan kolam 2 adalah terowongan. Eits, terowongannya ada di kolam renang lho! Kami awalnya takut masuk terowongan soalnya inget terowongan casablanca.

Di kolam 1 dan kolam 2 ada whirlpool. Whirlpool di dekat kolam 2 panas banget! Tapi, whirlpool itu menghilangkan kedinginan kita di kolam berenang!

Malam itu, kami melihat pemandangan dari balkon. Wah…, kembang api bertebaran sana-sini. Tiba-tiba, kembang api melesat di dekat kita. Wah, rupanya, di depan hotel, ada yang menyalakan kembang api. Aku foto kembang api itu. Wah, besar-besar dan cantik-cantik. Tanpa sadar, sudah jam 23.59. Aku memutuskan untuk mengajak semuanya hitung mundur. Dan akhirnya, 00.00!!! HAPPY NEW YEAR!!!!

Hufftt… Sungguh hari yang menyenangkan.

20130310-195424.jpg